FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS ALMUSLIM

Program Studi Arsitektur Universitas ALmuslim  mengirim 2 orang mahasiswa, Muhammad Darwin dan Hafizoul Husna Qasa serta 2 orang dosen Zuraihan, ST., MT dan Idayani, ST., MT untuk mengikuti workshop konservasi dan artcamp Rumah Abu Bakar Makassar (TABAK) yang  diadakan 18 - 20 oktober2019 di Universitas Teknologi MARA di Bota, Perak, Malaysia.

Hadir sebagai pemateri Prof. Madya Dr Mohd Sabrizaa Abd Rashid dan Prof. Madya Dr Siti Norlizaiha Harun.
Dosen Pendamping,  Zuraihan, ST., MT berharap workshop ini dapat meningkatkan kapasitas perencanaan mahasiswa di bidang konservasi arsitektur tradisional guna mendukung pelestarian rumah tradisional sehingga masing-masing keunikan daerah dapat kita wariskan pada generasi yang akan datang.

“Kami mencoba mengenalkan mahasiswa kepada para pakar supaya nantinya mahasiswa ini bisa melestarikan rumah tradisional di era pembangunan modern saat ini seperti di Perak, Malaysia,” ucap Zuraihan.
Dia menambahkan, kegiatan ini bukan hanya mendapatkan materi dari mulai struktur, konservasi, pemugaran, hingga teknik konstruksi rumah tradisional, namun mahasiswa juga terlibat langsung dengan pemugaran rumah tradisional perak Tok Abu Bakar Alang Ketak yang berlokasi di Bota, Perak, Malaysia.

Workshop yang diikuti para mahasiswa dari berbagai universitas lokal dan international ini diharapkan memberikan peluang besar untuk pertukaran antara perwakilan universitas lokal dan internasional, praktisi konservasi dan masyarakat.

Share